Senin, 13 Februari 2017

SBY: Jangan Tergoda Iming-iming Uang Haram di Pilgub DKI

sumber : detik.com | idnmagazine.com
IDNMagazine.Politik - Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menuliskan imbauannya kepada warga Jakarta untuk menolak politik uang di Pilgub DKI 2017. Dia berbicara sebagai Presiden ke-6 Republik Indonesia.

"Sebagai orang yang pernah memimpin negeri ini selama 10 tahun, saya tentu tidak ingin negara yang dengan segala jerih payah dan pengorbanan ini kita bangun, lantas dirusak oleh tangan-tangan yang serakah dan tidak bertanggung jawab. Kita semua tidak rela," tulis SBY di 'wall' akun Facebook-nya, @SBYudhoyono, pada 11 Februari 2017, Senin (13/2/2017).

Dia berharap agar warga Jakarta tidak salah pilih di Pilgub DKI 2017, soalnya pilihan warga bakal menentukan nasib Ibu Kota hinga lima tahun mendatang. 15 Februari nanti akan menjadi hari yang bersejarah. Maka pilihan warga Ibu Kota juga harus didasarkan pada kriteria yang baik, bukan pada uang yang disodorkan kepada pemilih. Politik uang harus dihindari.

"Karenanya, jangan tergoda oleh iming-iming uang, yang hampir pasti itu uang haram, yang baik pemberi maupun penerimanya akan mendapatkan hukuman. Jangan mau diancam oleh siapapun, dan jika merasa diancam laporkan kepada Bawaslu dan pihak-pihak yang berwajib. TNI, Polri & Badan Intelijen Negara (BIN) adalah milik negara, milik rakyat. Mereka harus netral, adil dan tidak berpihak. Awasi semuanya agar tidak membiarkan kecurangan berlangsung," tuturnya.

SBY menilai warga Jakarta bakal memilih calon gubernur yang tegas, memikirkan semua warganya, pandai menjaga perkataan dan tindakan, tidak membatasi kegiatan keagamaan, bisa mengurangi pengangguran, meningkatkan ekonomi warganya, memajukan pendidikan, mampu memberdayakan Rukun Tetangga dan Rukun Warga, hingga menolak reklamasi. 

"Gubernur yang pandai menjaga perkataan dan tindakannya, agar tidak menggangu kebhinnekaan masyarakat Jakarta yang berbeda-beda dalam agama, etnis, suku bangsa dan asal daerahnya. Gubernur yang tidak mengekang dan membatasi kegiatan umat Islam dalam peringatan hari-hari besar Islam, dan juga aktivitas agama yang lain," tutur SBY yang juga ayah dari calon gubernur DKI nomor urut 1 Agus Yudhoyono ini.

Reklamasi, menurut SBY, bersifat merusak kehidupan. Apalagi proyek itu dinilainya tak memenuhi syarat. Maka SBY menilai gubernur selanjutnya akan baik bila bersikap menolak reklamasi.

"Gubernur, yang setelah dilakukan pengkajian, berani menghentikan obyek-obyek reklamasi yang nyata-nyata merusak dan tidak memenuhi syarat, serta tidak memberikansolusibagi para nelayan dan warga yang kehilangan mata pencahariannya," kata dia.

Dia mengajak masyarakat untuk mengawasi Pilgub DKI 2017 agar tak terjadi kecurangan. Masyarakat diajaknya untuk tak rela suaranya dicuri. Bila ada orang yang bukan penduduk Jakarta atau bukan warga negara Indonesia ikut memilih, maka masyarakat perlu melaporkan ke Bawaslu.

"Jangan rela suara masyarakat Jakarta dicuri, sehingga jika ada orang yang bukan penduduk Jakarta ikut memilih, baik dari luar Jakarta maupun dari negara lain (orang asing), lakukan pencegahan dan laporkan kepada Bawaslu dan pihak-pihak yang berwajib," tuturnya.

sumber : merdeka.com

SHARE THIS

Author:

0 comments: