Minggu, 05 Februari 2017

Polemik Antara Ahok dan Ma'ruf Amin, Begini kata Nusron Wahid

sumber : merdeka.com | idnmagazine.com
IDNMagazine.Politik - Salah satu ketua Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU), Nusron Wahid menilai, polemik antara Gubernur non aktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja alias Ahok dengan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin sudah selesai. Menurut Nusron, kedua belah pihak sudah saling memaafkan.

"Pak Ahok sudah meminta maaf, Pak Ma'ruf Amin sudah memaafkan, antara yang bermasalah sudah saling memaafkan yasudah artinya masalah selesai," ujar Nusron saat bertandang ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (3/2).

Mantan Ketua Timses Ahok- Djarot ini juga meyakini Barisan Ansor Serbaguna Nahdhatul Ulama (Banser NU) tidak akan melakukan aksi anarki pasca insiden antara Ahok dan Ma'ruf. Pasalnya disebutkan Banser NU siap menggeruduk posko pemenangan Ahok-Djarot di rumah Lembang setelah perlakuan Ahok kepada Ma'ruf saat persidangan beberapa waktu lalu. 

"Banser itu enggak akan menggeruduk saya tahu karakternya Banser. Banser itu taat hukum," kata Politikus Golkar ini.

Sebelumnya, dalam sidang kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Ahok salah satu saksi yang dihadirkan jaksa penuntut umum adalah ketua MUI, Ma'ruf Amin. 

Ma'ruf menegaskan, ucapan Ahok dalam kunjungan kerja di Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu masuk ke dalam penodaan agama. Ahok pun menyatakan keberatan atas apa yang disampaikan Maruf Amin. 

Ahok juga keberatan atas kesaksian Maruf Amin yang membantah ketua umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menelpon Maruf pada tanggal 6 Oktober dimana sehari setelahnya yakni 7 Oktober, Agus Harimurthi Yudhoyono, lawan politiknya dalam kontestasi Pilgub DKI Jakarta 2017, bertemu dengan Maruf. 

"Saya juga keberatan saksi membantah tanggal 7 Oktober 2016 bertemu pasangan calon nomor urut satu. Jelas jelas saudara saksi menutupi riwayat pernah menjadi Wantimpres Susilo Bambang Yudhoyono," ujar Ahok, Selasa (31/1).

"Jadi jelas tanggal 7 Oktober saudara saksi. Saya berterima kasih ngotot bahwa saudara saksi tidak berbohong, tapi kalau berbohong kami akan proses secara hukum saudara saksi untuk membuktikan bahwa kami memiliki bukti," tegasnya. 

sumber : merdeka.com

SHARE THIS

Author:

0 comments: