Senin, 23 Januari 2017

Pertama kali dalam sejarah, Ledakan cahaya supersonik tertangkap kamera Ultrafast

sumber : okezone.com | idnmagazine.com
IDNMagazine.Lifestyle - Pertama kalinya dalam sejarah para ilmuwan menangkap fenomena penyebaran cahaya yang sulit dipahami dan terjadi ketika sebuah partikel bergerak pada kecepatan supersonik. Event ini dikenal sebagai Mach Cone, jauh seperti Sonic Boom pesawat terbang bepergian lebih cepat dari kecepatan suara. Para peneliti mencatat menggunakan sistem kamera mampu menangkap 100 miliar frame per detik, dan mereka mengatakan teknologi terobosan bisa digunakan untuk mengamati pembakaran neuron di otak. 

Sebuah photonic Mach Cone dibuat ketika partikel ultrafast menaruh suatu gelombang kejut hingga menyebarkan cahaya di sekitarnya.

Sampai saat ini teknologi pencitraan belum cukup cepat untuk menangkapnya secara real time, bukannya membutuhkan ratusan atau ribuan pengukuran untuk menjahitnya dalam rangka melihat pola. 

Dalam paper terbaru yang diterbitkan untuk Science Advances, Jinyang Liang dan rekannya mengungkapkan sistem pencitraan baru yang bisa merevolusi biomedis. Para peneliti merancang sebuah sistem untuk menginduksi fenomena menggunakan cahaya terbesar dari terowongan sumber, dan mengabadikannya. 

Dikarenakan laser pulse pendek merambat di dalam terowongan, penyebaran tersebut akan memancarkan wavelet sekunder pada panjang gelombang yang sama. "Wavelates ini bentuk wavefront dalam panel layar dengan superposisi. 

Dalam keadaan ini, peristiwa penyebaran menghasilkan sumber sekunder cahaya yang memajukan superluminally dengan merambat cahaya di panel layar. Pada titik tertentu, sesaat distribusi penyebaran cahaya memiliki struktur kerucut Mach," jelas penulis, seperti dilaporakan Daily Mail, Senin (21/1/2017). Menggunakan single snapshot, sistem lossless-encoding compressed ultrafast photography (LLE-CUP) bisa mengambil kerucut Mach secara real-time. 

Mereka mampu mendapatkan tiga pandangan dalam percobaan, satu yang berbaris dengan fotografi tradisional, dan dua yang merekam informasi temporal di event dinamis. Dengan merekontruksi gambar dengan data ini, mereka bisa mendapatkan adegan yang dinamis dari fenomena tersebut. Pengungkapan kerucut Mach dalam kondisi superluminal, dengan wilayah segitiga menyerert balik pulse. 

Para peneliti mengatakan kemajuan sangat bisa meningkatkan teknik pencitraan di biomedis, sehingga memungkinkan untuk pengamatan yang lebih baik secara real-time. "Merekam video single shot real-time dari penyebaran cahaya dinamis berkontribusi untuk generasi berikutnya dari modalitas pencintaraan," jelas penulis.

sumber : okezone.com

SHARE THIS

Author:

0 comments: