Rabu, 21 Desember 2016

Presiden Jokowi minta polisi untuk tidak ragu dalam melakukan penegakan hukum

sumber : kompas.com | idnmagazine.com
IDNMagazine.News - Presiden Joko Widodo menilai, ada keraguan dan kegamangan polisi dalam melakukan tindakan pada situasi tertentu.   

Salah satunya ketika menghadapi organisasi masyarakat yang main hakim sendiri.

Pada Senin (19/12/2016) kemarin, Presiden memanggil sejumlah perwira Polri yang telah menempati jabatan promosi pangkat bintang satu dan bintang dua untuk diberikan arahan terkait hal itu.

"Sebagai perwira tinggi, Presiden berharap fenomena yang ada dihadapi dengan ketentuan UU yang ada. Jangan ada keraguan karena Polri adalah institusi yang besar," ujar salah satu perwira yang dipanggil Presiden, Kombes (Pol) Rikwanto.

Saat ini, Rikwanto menjabat Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri.

Keraguan itu, kata dia, salah satunya ketika polisi menghadapi kelompok masyarakat yang main hakim sendiri.

"Iya, termasuk soal pihak di lapangan, ormas dan kelompok tertentu yang mencoba main hakim sendiri atau mencoba untuk menjadi seolah-olah berwenang atau mengatur sesuatu," ujar Rikwanto.

Menurut dia, dalam pertemuan itu, Presiden mengungkapkan contoh-contoh peristiwa di penjuru Indonesia di mana personel polisi ragu dalam bertindak.

Contoh itu sebagai pembelajaran agar tidak diulangi kembali.

"Iya, itu disinggung. Jadi, ya silakan polisi itu sebagai penegak hukum melaksanakan kewenangan yang diberikan kepadanya. Jangan ada keraguan menindak segala sesuatu yang bertentangan dengan hukum. Sweeping-sweeping, harus disikapi dengan tegas," ujar Rikwanto.

"Utamanya lindungi masyarakat, lindungi kegiatan masyarakat dan apabila ada permasalahan, kembalikan ke koridor hukum, jangan ada yang bertindak sendiri-sendiri," lanjut dia.

Pengarahan dilaksanakan di Gedung Istana Merdeka pada Senin (19/12/2016) kemarin. Pengarahan ini berlangsung tertutup.

sumber : kompas.com

SHARE THIS

Author:

0 comments: