Jumat, 23 Desember 2016

Begini kronologi saat Iptu Ali melarang tokoh FPI masuk supermarket


IDNMagazine.News - Polisi menghentikan upaya Front Pembela Islam (FPI) di Sragen, Jawa Tengah masuk ke sebuah supermarket. Saat itu, Ketua DPC FPI Sragen Mala Kunaifi bersama pengikutnya mencoba masuk ke dalam swalayan Mitra Sragen, Jalan Raya Sukowati No 156c, Sragen.

Namun, niat itu terhalangi polisi. Petugas yang berjaga di sekitar lokasi mencegah mereka sejak di halaman parkir. Bahkan, kedatangan Kapolres Sragen AKBP Cahyo Widiarso tak juga membuat mereka langsung beranjak meninggalkan tempat tersebut.

Dalam video yang diunggah Sukowati Channel, Kamis (22/12), negosiasi berlangsung sangat alot. Masing-masing berkeras pada pendapatnya, Mala yang meminta agar tetap diizinkan untuk masuk, sedangkan Cahyo tegas melarang mereka.

"Enggak ada saya bilang!" tegas Cahyo.

Di tengah perdebatan panjang, mendadak muncul anak buah Cahyo ikut menengahi perdebatan. Dia adalah Inspektur Satu (Iptu) Ali.

Ali: Rahmatan lil alaminnya di mana, hah? Rahmatan lil alaminnya di mana! (Dengan suara meninggi).

Mala: Sebentar Pak Ali, sebentar (menepuk pundak Ali-red). Saudara, Pak Ali Islam?

Ali: Iya!

Mala: Terus mau dikafirkan?

Ali: Lho enggak ada itu perannya jenengan!

Kapolres Sragen: Itu perannya ulama.

Mala: Lho ini kan saya berperan, mau berperan ini saya menyampaikan ke bapak.

Ali: Enggak bisa!

Mala: Lah bapak sudah kayak gini, gimana kita mau berperan?

Ali: Lakum dinukum waliyadin itu ayat Allah. Kamu jangan macem-macem!

Mala: Sebentar Pak Ali, yang memakai bukan mereka, yang memakai orang kita.

Ali: Orang kita kerja di sini (swalayan) cari nafkah.

Adegan lantas terpotong, namun rupanya kata-kata Ali membuat mereka melepas niatnya untuk masuk ke dalam swalayan. Mala dan pengikutnya berjalan bersama Kapolres menuju jalan utama Sragen.

Begini videonya :


SHARE THIS

Author:

0 comments: