Senin, 05 Desember 2016

Ahmad Dhani menjadi tersangka karena dugaan hina penguasa

idnmagazine.com
IDNMagazine.News - Musisi Dhani Ahmad Prasetyo sedang bersama Ratna Sarumpaet ketika diamankan personel Polri menjelang #aksi212, Jumat lalu. Sempat dikaitkan dengan isu makar, Dhani menjadi tersangka atas dugaan melakukan penghinaan kepada penguasa.

Pengacara Dhani, Habiburokhman, meminta publik tidak mengait-ngaitkan Dhani dengan dugaan makar. Karena dalam Berita Acara Pemeriksaan, Dhani diamankan terkait aksi 4 November lalu, dengan sangkaan Pasal 207 KUHP tentang Penghinaan terhadap Penguasa.

“Saya juga enggak tahu kenapa dikaitkan dengan makar. Tempus delicti-nya (waktu terjadi tindak pidana) terkait peristiwa tanggal 4 November, penghinaan terhadap penguasa,” kata Habiburokhman.

Kasus yang menjerat Dhani bermula dari laporan kelompok relawan Pro Jokowi dan Laskar Relawan Jokowi dengan tuduhan menghina Jokowi, Senin (7/11). Dalam laporan ke Polda Metro Jaya, Dhani disebut melontarkan kata-kata kasar dan makian terhadap Jokowi saat aksi #411 di Istana.
Dhani mengaku tak banyak ditanya oleh penyidik. "Pertanyaan enggak banyak, intinya ya enggak bisa datang #aksi212," kata Dhani.

Saat dibawa petugas, Dhani berada di Kamar 1402 di Hotel Sari Pan Pacific yang telah dikepung aparat.

Habiburokhman mengatakan, kliennya saat itu tidak tahu alasan polisi membawa dirinya dan Ratna. “Saya datang jam 6 di Sari Pan, sudah dikepung kamarnya. Dibawa ke Polda katanya,” ujarnya.

Habiburokhkman menjelaskan, setelah dibawa dan tiba di lobi hotel, sejumlah mobil aparat sudah bersiap. Dhani dan Ratna dibawa dengan mobil berbeda, diikuti Habiburokhman dengan mobil pribadinya.

Namun ternyata kliennya dan Ratna tidak dibawa ke Markas Polda Metro Jaya, melainkan ke Markas Komando Brimob di Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

“Mas Dhani dan Mba Ratna mau siap-siap ikut #aksi212. Karena Hotel Sari Pan lebih dekat dengan Monas, makanya mereka di sana,” kata Habiburokhman.

SHARE THIS

Author:

0 comments: