Minggu, 20 November 2016

Ketahui!! 5 jenis penyakit mematikan ini bisa mengancam kesehatan tubuh manusia


IDNMagazine.Lifestyle - Manusia dan hewan memiliki hubungan yang saling terkait. Hewan bisa berfungsi sebagai sumber makanan, memudahkan pekerjaan manusia, atau menghibur hatimu yang galau lewat tingkah lucu anjing dan kucing.

Meski memiliki manfaat, namun hubungan hewan dan manusia juga memiliki sisi gelap. Adanya bakteri, virus, atau kuman lainnya di dalam hewan bisa mengancam kesehatan tubuh manusia. Bahkan penyebaran virus ini bisa menimbulkan penyakit mematikan seperti penjelasan di bawah ini.

1. Ebola

Ebola dengan nama lain EVD adalah virus Ebolavirus (EBOV), genus virus dan penyakit demam hemorrhagic Ebola (EHF), virus demam hemorrhagic (VHF), dengan kata lain demam berdarah viral dan merupakan salah satu penyakit akibat virus yang paling mematikan bagi manusia.

Ebola telah menjadi virus yang paling menakutkan sejak pertama kali ditemukan pada tahun 1976. Virus yang berasal dari benua Afrika ini telah menginfeksi lebih dari 30.000 orang dan menewaskan lebih dari 11.000 orang sejak tahun 2013. Bahkan di tahun 2015, virus ini semakin mengganas karena virus ini bisa bermutasi sendiri dan menyebar lebih cepat dari sebelumnya.

2. Rabies

Rabies atau umumnya dikenal sebagai penyakit anjing gila adalah penyakit serius yang menyerang otak dan sistem saraf. Penyakit ini digolongkan sebagai penyakit mematikan yang harus ditangani dengan cepat.
Gejala awal dari rabies meliputi halusinasi dan produksi air liur berlebihan. Kemudian bisa menghancurkan sistem saraf dan merusak organ vital tubuh.
Jika belum menunjukkan gejala, maka rangkaian pengobatan yang disebut profilaksis pasca pajanan harus dilakukan guna mencegah virus berkembang ke tahap gejala.

Penanganan profilaksis pasca pajanan terdiri dari tiga tahap. Pertama adalah pembersihan luka. Gigitan hewan pembawa rabies harus segera dibersihkan. Gunakan air bersih yang mengalir untuk membersihkan luka. Setelah itu pakailah antiseptik atau alkohol untuk mensterilkan luka tersebut. Anda juga bisa menggunakan etanol atau larutan yodium jika ada. Biarkan luka tetap terbuka. Sangat tidak diperbolehkan untuk menjahit luka tersebut karena dikhawatirkan ujung saraf akan terekspos virus rabies. Pergilah ke klinik kesehatan atau rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

3. Penyakit sapi gila

Penyakit Sapi Gila lebih dikenal dengan Penyakit  BSE  (Bovine Spongiform Encephalophaty) atau yang dikenal sebagai mad cow disease ini sebenarnya telah lama diketahui dan banyak sekali penelitian yang terus berlangsung sejak dilaporkan pertama kali tahun 1985 di Inggris.

penyakit sapi gila ditemukan pada daging sapi yang terkontaminasi prion dari pakan mereka. Untuk mencegah meluasnya penyakit ini, maka standar dari proses pemotongan hewan lebih ditingkatkan.

4. Influenza

Influenza adalah penyakit infeksi saluran pernafasan yang disebabkan oleh virus influenza yang mudah menular. Penularan virus dapat terjadi melalui udara pada saat orang berbicara, batuk dan bersin. Influenza merupakan penyakit yang umum terjangkit di kalangan masyarakat. Penyakit ini sering di identikan dengan flu biasa yang terkenal sebagai penyakit murah meriah.
Sebenarnya ada 5 jenis virus influenza yang telah ditemukan oleh para ilmuwan. Yaitu virus influenza tipe A,B,C, virus influenza isavirus dan virus influenza thogotovirus. Dari kelima virus influenza beberapa berbahaya bagi manusia, yaitu virus influenza A, B dan C. Berdasarkan tingkat bahayanya, virus influenza dibagi 3, yaitu:
  • Virus influenza A, virus ini menginfeksi manusia, mamalia dan unggas. contohnya: flu burung, H5N1
  • Virus Influenza B, menginfeksi manusia dan binatang laut seperti singa laut dan linsang.
  • Virus influenza C, menginfeksi manusia dan babi, contohnya: flu biasa

Virus influenza A dan B menyebabkan epidemi musiman. Sedangkan virus influenza tipe C tidak menyebabkan epidemi dan merupakan penyebab flue biasa yang biasanya tidak perlu penanganan khusus akan sembuh dengan sendirinya. Namun jangan menganggapnya sepele, karena semua infeksi virus influenza jika di biarkan dapat memicu pneumonia yang dapat berakhir dengan kematian.

5. Malaria
Malaria adalah penyakit menular akibat infeksi parasit plasmodium yang ditularkan melalui gigitan nyamuk malaria yang bernama Anopheles. Nyamuk Anopheles penyebab penyakit malaria ini banyak terdapat pada daerah dengan iklim sedang khususnya di benua Afrika dan India. Termasuk juga di Indonesia.

Parasit plasmodium yang ditularkan nyamuk ini menyerang sel darah merah. Sampai saat ini ada empat jenis plasmodium yang mampu menginfeksi manusia yaitu plasmodium vivax, plasmodium malariae, plasmodium ovale dan plasmodium falciparum. Plasmodium falciparum merupakan yang paling berbahaya dan dapat mengancam nyawa.

Setiap tahunnya, sekitar 1,2 juta orang di seluruh dunia meninggal karena penyakit malaria. Demikian menurut data terbaru yang dimuat dalam jurnal kesehatan Inggris, The Lancet. Angka yang dilansir itu jauh lebih tinggi dari perkiraan WHO tahun 2010 yakni 655.000.

Banyak yang mengira penyakit malaria sama dengan demam berdarah karena punya gejala yang mirip dan sama-sama ditularkan oleh nyamuk. Namun perlu diketahui bahwa keduanya berbeda. Malaria disebabkan oleh nyamuk anopheles yang membawa parasit plasmodium, sementara demam berdarah disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti yang membawa visrus Dengue.

SHARE THIS

Author:

0 comments: