Rabu, 12 Oktober 2016

Tiga raksasa media sosial tutup alat mata-mata berbasis lokasi milik CIA


IDNMagazine.Teknologi - Tiga raksasa media sosial seperti Twitter, Facebook, dan Instagram memblokir alat yang memata-matai platform miliknya. Hal itu diketahui setelah adanya laporan dari American Civil Liberties Union (ACLU).

Menurut perusahaan, alat yang dipasang oleh pihak kepolisian tersebut digunakan untuk memata-matai pengunjuk rasa di media sosial sebagaimana dilansir Ditigal Trends, Rabu (12/1/2016).

Alat bernama Geofeedia diduga telah menjadi ladang Polisi untuk mengakses data infromasi dari ketiga pengguna media sosial tersebut. Geofeedia merupakan alat pemetaan media sosial yang menganalisis pesan geotag. 

Pada April 2016, alat tersebut diketahui mendapatkan bantuan dana yang berasal dari pemodal ventura CIA. Di media sosial Facebook dan Instagram, Geofeedia diizinkan untuk mengakses unggahan di ruang publik termasuk penggunaan berbasis lokasi. 

Facebook akhirnya menutup akses alat tersebut pada 19 September. Sementar Twitter yang juga telah memberikan izin penggunaan Geofeedia, juga telah menangguhkan akses komersial untuk memata-matai data penggunanya. 

"Perusahaan media sosial dan eksekutifnya telah menyatakan dukungan bagi para aktivis, dan gerakan kebebasan berekspresi. tulis ACLU dalam unggahan blog miliknya.

sumber : okezone.com

SHARE THIS

Author:

0 comments: