Kamis, 22 September 2016

Sekjen PBB ditantang Duterte untuk melihat aksi ia berantas narkoba di Filipina


IDNMagazine.Dunia - Sesudah mendapat banyak sorotan dan kritik dari pihak asing terkait kebijakan penanganan narkotikanya, Presiden Filipina Rodrigo Duterte menantang Sekretaris Jenderal PBB (Sekjen) Ban Ki-moon untuk melihat sendiri aksinya. hal tersebut di sampaikan Duterte dalam pidatonya hari ini. 

“Saya mengundang PBB, Ban Ki-moon. Saya mengundang Uni Eropa (UE) untuk mengirimkan pengacara paling baik mereka, bahkan reporter, mereka boleh datang ke Filipina. Saya bisa posting surat mengundang mereka untuk menjalankan penyelidikan,” jelasnya sama seperti dilansir Inquirer, Kamis (22/9/2016). 

Tetapi, undangan itu diungkapkan bersamaan dengan tantangan dari mantan Wali Kota Davao itu. Duterte mengemukakan, para undangan mesti menjawab pertanyaan yang diajukan sesudah ia memberikan mereka hak untuk mendengar. 

“Saya bakal menantang mereka dalam forum terbuka. Semua diundang. Kalian semua dapat menonton dengan cara apa saya akan mengalahkan mereka,” ujarnya. 

Langkah keras yang diambil Rody, panggilan akrab Duterte, untuk menangani peredaran narkoba di negaranya memperoleh kritik keras bahkan kecaman dari PBB, UE, dan negeri Barat. 

Izin membunuh bandar dan pengedar narkoba juga tersangka kejahatan yang diberikan Duterte kepada polisi dan warganya dianggap menyalahi hak asasi manusia (HAM). Sejak diterapkan mula-mula kali terhadap Juni dulu, jumlah korban tewas dari kebijakan ini sudah mencapai sekira 3.000 jiwa. 

Tapi, Duterte tidak peduli dengan segala kritik, jelasnya situasi negaranya sekarang sudah darurat narkotika dan langkah tegas mesti diambil guna untuk mengatasi ancaman dari barang haram tersebut, tidak terkecuali dengan pembunuhan.

SHARE THIS

Author: