Rabu, 21 September 2016

Peristiwa Banjir telah menewaskan 19 masyarakat di Kab Garut dan Sumedang


IDNMagazine.Peristiwa - Hujan lebat dalam tempo yang lama sudah memcicu banjir & tanah longsor di Kab Garut dan Sumedang, Jawa Barat, Banjir ini menewaskan sedikitnya 19 masyarakat desa, menurut (Badan Nasional Penanggulangan Bencana). 

Kepala Pusat Data Info dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Sutopo Purwo Nugroho mengemukakan sembilan orang masih hilang di dua daerah tersebut. 

Garut dihantam paling parah, bersama 16 orang tewas dan delapan orang masih hilang akibat meluapnya Sungai Cimanuk dan Sungai Cikamuri, Selasa malam(20/9) dan menyebabkan banjir bandang sampai ketinggian 1,5 - 2 meter. 

Korban tewas di Garut termasuk juga bayi berumur 8 bulan, lima anak-anak dan tujuh wanita. 

Sutopo menyampaikan kurang lebih 1.000 penduduk desa dievakuasi ke barak-barak militer dan lokasi penampungan sementara lainnya. 

Beliau mengemukakan tiga penduduk tewas di Sumedang dan satu lagi masihlah hilang sesudah tanah longsor menimbun dua hunian dan menghancurkan satu buah tempat ibadah. Kira Kira 100 penduduk dievakuasi. 

Secara keseluruhan ada lebih dari 30 penduduk yg terluka di ke-2 Kab, ucap Sutopo. 

Pencarian dan penyelamatan korban masihlah konsisten dilakukan Tim SAR gabungan, relawan dan penduduk. 

Penduduk diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan bakal ancaman banjir dan longsor. Hujan dapat terus meningkat sampai puncaknya Januari 2017 akan datang. La Nina, dan hangatnya perairan laut di Indonesia menyebabkan hujan melimpah, lebih besar dari biasanya sehingga bakal memicu banjir dan longsor.

SHARE THIS

Author: