Sabtu, 24 September 2016

Kapal Imigran Mesir Terbalik di Laut Mediterania, 162 Orang Tewas


IDNMagazine - Satu unit kapal yang membawa sekitar 600 orang imigran terbalik di Laut Mediterrania pada Rabu 21 September 2016. Kapal terbalik hanya 12 kilometer (km), setelah berangkat dari sebuah pelabuhan di Rosetta, Mesir.

Pada awalnya dari pihak penyidik menyebut koban tewas hanya sejumlah 29 orang. Namun, di hari jumat 23 September, jumlah korban tewas mencapai 162 orang.

Tim SAR masih terus melakukan pencarian di sekitar lokasi terbaliknya kapal di lepas pantai itu. Diperkirakan korban tewas akan terus bertambah. Itu karena korban selamat yang terdata masih sangat minim.

Sekira 150 orang imigran berhasil diselamatkan. Kementerian Kesehatan Mesir menyebut para penumpang kapal sebagai imigran ilegal. Korban tewas kebanyakan perempuan dan anak-anak yang tidak mampu berenang ketika kapal tenggelam.

Komisioner PBB untuk Pengungsi, UNHCR, yakin kapal tersebut dipadati oleh sekira 450 orang. Sementara, kantor berita Mesr, MENA, melaporkan sedikitnya 600 orang berada dalam kapal nahas tersebut. Mayoritas imigran berasal dari Mesir, Sudan, Somalia, dan Eritrea.

Otoritas Mesir berhasil menahan empat orang kru kapal tersebut. Mereka dijatuhi dakwaan pembunuhan serta perdagangan manusia. Para petugas jaga di perbatasan Uni Eropa (UE) mengingatkan, sejumlah besar imigran yang ingin masuk ke Eropa sekarang menggunakan Mesir sebagai titik keberangkatan lewat Laut Mediterrania.

Lebih dari 300 ribu imigran telah menyeberangi Laut Mediterrania sepanjang 2016 lewat berbagai titik keberangkatan, dengan Mesir serta Libya sebagai titik tolak favorit.

Angka tersebut menurun dari 520 ribu orang yang berusaha mencapai Benua Biru pada sembilan bulan pertama 2015. Menurut PBB, lebih dari 10 ribu orang tewas tenggelam di Laut Mediterrania sejak 2014.

SHARE THIS