Senin, 12 September 2016

Bongkar kebohongan Amien Rais, Yusril sebut Amien Rais itu pendusta!!



IDNMagazine.News - Yusril menyampaikan dirinya terus diganjal untuk tidak bisa menjadi presiden. Setelah manuver Amin Rais Cs di Pilpres 1999, langkah Yusril maju di Pilpres 2014 juga dihambat.

“Saya pertama mendaftar, kemudian Gus Dur dan ketiga Mega,” kata Yusril saat debat Konvensi Rakyat di Gedung Dome, Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (9/2/2014).

Padahal, kata Yusril, dirinya juga telah mendaftar sebagai calon presiden. Ia juga telah melengkapi syarat-syarat calon presiden ke MPR. Sedangkan dua calon lainnya Megawati Soekarnoputri dan Gus Dur tidak melengkapi syarat tersebut.

Yusril kemudian bercerita saat pidato pertanggungjawaban Habibie ditolak MPR, maka peta politik berubah. Saat ia datang, ternyata sedang terjadi perdebatan antara Habibie dan Marwah Daud Ibrahim. Saat itu, kata Yusril, Marwah menginginkan Habibie tetap maju sebagai presiden.

“Habibie enggak mau maju, disitu ada Pak Ginanjar (Ginanjar Kartasasmita) enggak bersedia, Akbar (Akbar Tandjung) enggak bersedia, Hamzah Haz engga enak karena sama-sama NU,” tuturnya.
Ketika tidak ada yang mau maju sebagai presiden, Yusril mengajukan diri. Ia mengatakan telah memiliki persiapan dengan surat-surat kelengkapan syarat calon presiden. Namun, forum tersebut memutuskan untuk menunggu Amien Rais.

Amien Rais akhirnya datang dan mengaku telah mencalonkan Gus Dur. Padahal, kata Yusril, forum akan memutuskan Amien Rais menjadi presiden kalau Mantan Ketua Umum PAN itu bersedia. “Saya sudah mencalonkan Gus Dur, saya minta waktu temui Gus Dur. Kita tunggu Amien engga muncul-muncul,” kata Yusril.

Saat itu, Habibie memberikan lampu hijau kepada Yusril untuk menjadi presiden. Tapi ada satu syarat yakni memilih Wiranto sebagai calon wakil presiden. Tetapi yang terjadi, kata Yusril, namanya sebagai calon presiden hilang saat Sidang MPR dibuka. “Ada skenario memaksa saya untuk mundur,” katanya.

SHARE THIS

Author: