Kamis, 21 Juli 2016

Demokrat kembali eksis karena kasus hukum


IDNMagazine.Politik - Partai Demokrat belakangan ramai diberitakan. Sayang, berita yang menghampiri Demokrat bernada negatif.

Belum lama ini, Wakil Bendahara Umum Partai Demokrat, Putu Sudiartana ditangkap dalam operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Putu diduga menerima suap dari pengusaha untuk goal kan proyek pembangunan jalan di Sumatera Barat.

KPK telah menetapkan Putu sebagai tersangka suap. Kasus ini menjadi insiden pertama Partai Demokrat pasca Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) lengser dari kursi Presiden keenam RI.

Sejak 2012 lalu, Demokrat tak henti-hentinya diserang kasus korupsi. Sejumlah petinggi partai terpaksa memakai rompi oranye KPK karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi.

Sebut saja, mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Dia terjerat kasus korupsi Hambalang. Selanjutnya, mantan Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng yang juga terjerat kasus yang sama.

Begitu juga dengan Jero Wacik. Jero terjerat kasus saat dirinya memimpin Kementerian ESDM. Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin juga ditangkap KPK dan mendekam di Lapas Sukamiskin, Bandung.

Setelah badai tersebut, SBY langsung mengambil alih kepemimpinan partai. Sejak saat itu, Demokrat terbilang adem dari kasus korupsi. Sampai pada 28 Juni lalu kabar tak sedap kembali menimpa Demokrat. Putu Sudiartana ditangkap karena diduga terima uang korupsi senilai Rp 500 juta.

sumber : merdeka.com

SHARE THIS

Author:

0 comments: